Meriahkan Kemerdekaan, RFB Semarang Kolaborasi Dengan Diponegoro Golf Community

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG –  Banyak cara meramaikan peringatan ulang tahun Repbulik Indonesia ke-77. Seperti yang di lakukan oleh PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Cabang Semarang yang mensponsori turnamen golf dalam memeriahkan HUT RI.

Kegiatan ini diselenggarakan Alumni Universitas Diponegoro (Undip). Acara berlangsung dari pagi hingga sore hari di Gombel Golf Course, Sabtu (20/8)

Kepala Cabang RFB Semarang, Mia Amalia mengungkapkan alasan ikut serta mendukung lomba golf bertajuk “Gobar Merdeka” tersebut.

“Mensponsori turnamen golf adalah salah satu rangkaian kegiatan perusahaan dalam menyambut HUT RI. Ini sebagai bentuk dukungan perusahaan dalam ajang lomba golf,” kata Mia.

Sebanyak 70 peserta ikut meramaikan turnamen golf. Mereka adalah anggota komunitas Diponegoro Golf Community (DGC). Menurut Mia, komunitas ini adalah salah satu klub golf terpercaya di Jawa Tengah (Jateng). DGC terbilang rutin mengadakan berbagai kegiatan.

“Dalam momentum Gobar Merdeka inilah kerja sama antara RFB dan DGC dimulai. Harapannya hubungan perusahaan dengan komunitas dapat terjalin baik dan membawa keuntungan kedua belah pihak,” jelas Mia.

Mia menuturkan pula ucapan selamat ulang tahun untuk Indonesia. Menurutnya, Indonesia adalah bangsa kuat dengan SDM berkualitas. Saat pandemi melanda Indonesia, tambah Mia, Indonesia terbukti mampu menghadapi dan menanganinya hingga kini sudah bisa terkendali.

“Selamat memperingati hari kemerdekaan tanah air bangsa Indonesia. Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat,” ucap Mia.

Lebih lanjut, Mia menceritakan alasan lain dibalik keikutsertaan perusahaan dalam ajang lomba seperti ini.

“Mensponsori acara golf sebagai salah satu upaya promosi dan memperkuat citra perusahaan di segmen nasabah premium. Sebagai perusahaan pialang berjangka papan atas, RFB menyasar nasabah dengan tingkat sosial ekonomi atas. Tentu berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk semua nasabah,” tutup Mia.

Senada, Ketua DGJ Jateng, Hastanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan turnamen ini terutama RFB sebagai sponsor tunggal.

Selain Hastanto, tampak hadir beberapa tamu undangan seperti Komanda Lanud Adi Sumarmo Marskal Pratama Agus Setiawan, Wakil Rektor Universitas Diponegoro Prof Budi Setyono, Mantan Sekda Jateng Prof Sri Puryono, Kepala Satpol PP Jateng Budi Santoso, dan para tamu lainnya.

Acara semakin meriah dengan pemutaran lagu-lagu kebangsaan Indonesia dan penampilan grup band The Walker. Acara pun berakhir dengan penyerahan hadiah menarik kepada para pemenang lomba golf.

Raih 2 Penghargaan dari JFX, PT Rifan Financindo Berjangka Tetap Terdepan

 

Semarang  – PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil meraih dua penghargaan sekaligus tepat di hari Ulang Tahun PT Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) ke-22. Penghargaan pertama adalah juara pertama perusahaan pialang dengan volume transaksi bilateral tertinggi di tahun 2020 dan penghargaan kedua, juara ketiga untuk Perusahaan pialang berjangka dengan volume transaksi multilateral (komoditi) tertinggi tahun 2020 di Bursa Berjangka Jakarta.

Penghargaan ini diberikan oleh JFX sebagai apresiasi atas kinerja terbaik ara anggota perusahaan pialang berjangka yang saat ini berjumlah 64 perusahaan. JFX juga memberikan apresiasi penghargaan kepada para pedagang yang menjadi anggotanya.

Di urutan pertama ada PT Royal Assetindo yang menjadi mitra pedagang PT Rifan Financindo Berjangka. Disusul posisi kedua dan ketiga yaitu PT Surya Anugrah Mulya dan PT Sentra Arta Maxima.

Direktur Kepatuhan PT Rifan Financindo Berjangka, Muhamad Barkah yang menerima langsung penghargaan mengatakan ini adalah hadiah yang patut disyukuri oleh RFB di tengah momen hari kemerdekaan. Hampir setiap tahun RFB langganan menerima penghargaan sebagai perusahan pialang nomor satu untuk volume transaksi bilateral dari JFX.

“Raihan ini tentu keberhasilan kita semua. Terimakasih kepada tim RFB, para nasabah, media yang membantu edukasi masyarakat tentang pialang Berjangka, dan seluruh stakeholder terkait,” tegas Barka.

Di ulang tahun JFX ke-22  seraya perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 berlangsung di kantor Jakarta Futures Exchange, Kamis (19/8/2021). Para peserta hadir melalui luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring). Kegiatan berlangsung lancar dengan penerapan protokol kesehatan bagi hadirin yang mengikuti luring.

“Kami memohon maaf tidak semuanya bisa diundang secara fisik ke JFX. Inilah sebuah kerinduan, semoga tahun depan kita sudah bisa bertemu kembali dan bercanda tawa,” jelas Direktur Utama JFX, Paulus Lumintang.

Lebih lanjut, Paulus pun mengucapkan terimakasih kepada tim JFX, para anggota perusahaan pialang berjangka, pedagang, dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) atas kerja samanya selama ini. Alhasil, kata Paulus, JFX masih terus memberikan sumbangsih kepada negara dalam perekonomian perdagangan berjangka.

Di sisi lain, Plt Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Sahudi sangat mengapresiasi kinerja para industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Menurutnya, di tengah banyaknya perdagangan instrumen keuangan yang terpuruk akibat pandemi, PBK dapat mencatat berbagai prestasi.

“Dalam suasana pandemi sekarang, perdagangan berjangka komoditi hadir untuk memberikan solusi alternatif sebagai sarana pengelolaan risiko. Begitu pula sebagai alternatif investasi melalui kontrak derivatif yang diperdagangan secara multilateral di bursa berjangka. Peningkatan kinerja juga terlihat dari  peluncuran produk-produk baru, seperti perdagangan aset kripto, dan peluncuran kontrak berjangka lainnya,” kata Sahudi saat memberikan sambutan yang mewakili kepala Bappebti.

Pada tahun 2020, Sahudi lanjut menerangkan, volume transaksi PBK mencapai 13,2 juta lot, naik sekitar 18,82% dibanding tahun lalu. Adapun total volume JFX sebesar 9,4 jt lot dengan nilai transkasi 13.871 triliun, serta volume transaksi naik sekitar 18,72% dari tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan kinerja PBK tentu tidak akan tercapai tanpa kerja sama berbagai pihak. Baik dari PT Bursa Berjangka Jakarta, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), anggota pialang, dan pedagang berjangka. Hal inilah yang kita harapkan, sehingga memacu semangat saling memberikan dukungan demi kemajuan industri perdagangan berjangka komoditi,” terang Sahudi yang hadir secara virtual.

Dalam memeriahkan HUT ke-22, JFX juga menyuguhkan serangkaian kegiatan seperti pemotongan tumpeng, dan undian e-money kepada para anggota JFX yang beruntung. Acara berlangsung sekitar dua jam dan berakhir hingga siang hari.

Hebat, Volume Transaksi Tembus 5 Juta Lot

 

Semarang – Meski masih ditetapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM yang diperpanjang hingga 23 Agustus, Namun, volume transaksi Jakarta Futures Exchange (JFX), tembus 5 Juta Lot.

Hal ini bukti bahwa manfaat dari literasi, edukasi, dan sosialisasi yang dilakukan JFX masih dibutuhkan, ketika minat masyarakat untuk melakukan investasi di tengah masa pandemi justru meningkat.

Pencapaian Volume transaksi di JFX ini merupakan hadiah terindah dalam rangka hari kemerdekaan ke-76 RI dan ulang tahun yang ke-22 tahun bagi JFX. ‘’Ini, tidak lepas dari peran pialang dan pedagang dan dukungan kebijakan dari Bappebti serta sinergitas antara JFX dan KBI juga berperan aktif dalam melakukan edukasi serta sosialisasi ke stakeholdersinvestor dan para pelaku pasar yang semakin dewasa dalam berinvestasi,’’ kata Dirut JFX, Stephanus Paulus Lumintang, di Jakarta Jumat (20/8).

Sehingga, kata dia, pencapaian ini dapat terwujud melalui volume transaksi pada tahun 2021. Senada dengan slogan yang diangkat oleh pemerintah, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh. Total transaksi multilateral dan bilateral hingga Agustus (19/8) 5.164.576,55 lot.

Untuk volume transaksi total multilateral 972.369 Lot, didominasi oleh komoditi kopi dan emas yang memiliki volume transaksi tertinggi. Dengan komoditi kopi menorehkan total volume transaksi hingga 19 Agustus  sebanyak 412.318 Lot. Sedangkan untuk emas 375.316 Lot.

Total transaksi bilateral sebesar 4.192.207,55 Lot,  didominasi oleh emas, yaitu kontrak Loco London yang mencatat transaksi sebesar 3.494.120,80 Lot. Pencapaian ini juga turut dipengaruhi karena adanya volatilitas harga komoditas di pasar global, khususnya gejolak harga emas yang masih mendominasi pencapaian JFX hingga saat ini.

Merayakan momen spesial ini, JFX mengadakan kegiatan online (Zoom Meeting) untuk seluruh member dan offline untuk perwakilan member, stakeholder dan rekanan JFX. Tentunya, kegiatan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat, sesuai anjuran dari pemerintah.

Dengan total peserta yang hadir via online sebanyak 100 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berperan aktif  dalam perkembangan volume transaksi.

Peringkat 1 Lagi, Rifan Financindo Berjangka Raih Kategori Perusahaan Pialang Teraktif 2020

SEMARANG – Walaupun dikala pandemi Covid-19, Momentum tetap berpihak pada PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) untuk meraih prestasi terbaik di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX). Anggota bursa berjangka ini berhasil menyandang perusahaan pialang berjangka teraktif di BBJ, selama 2020.

Menurut Chief Business Officer (CBO) RFB Surabaya, Leonardo, hampir seluruh industri tidak bisa bergerak untuk mengembangkan usaha, dan bahkan terpaksa menutup usahanya selama 2020. “Tapi di industri perdagangan berjangka, kondisi ini justru menjadi momen berharga untuk meningkatkan volume transaksi perdagangan dan menambah jumlah nasabah baru,” ujarnya, Senin (25/1/2021).

Selama 2020, kata Leonardo, Rifan Financindo Berjangka mampu memberikan kontribusi terbaik di industri perdagangan berjangka. Per 31 Desember 2020, volume transaksi mencapai 1.650.527 lot atau naik dibanding periode yang sama pada 2019 yang hanya 1.548.502 lot.

Di era 2 ketika awal Rifan Financindo Berjangka beroperasi, volume transaksi hanya 402.943 lot, lalu perlahan terus meningkat hingga akhir tahun kemarin. Sedangkan jumlah nasabah, juga terus bertambah seiring dengan edukasi yang dilakukan secara masif baik oleh industri perdagangan berjangka, Bursa Berjangka Jakarta maupun internal PT Rifan Financindo Berjangka.

Hingga 31 Desember 2020, jumlah nasabah RFB sebanyak 4713 nasabah atau meningkat dibanding periode yang sama di tahun 2019, yang hanya 3987 nasabah. Sedangkan pada tahun pertama RFB beroperasi di 2012, jumlah nasabah sebanyak 1.634 orang.

Menghadapi 2021, Leonardo yang bertanggungjawab membawahi RFB Surabaya dan RFB Semarang, ini optimistis bisa menggenjot jumlah nasabah maupun volume transaksi perdagangan, melalui penguatan tim agar tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah. “Kami memperkuat tim RFB agar lebih solid lagi melalui Kick Off Meeting awal tahun 2021 beberapa waktu lalu di Yogyakarta,” ujarnya.

Pihaknya juga melakukan evaluasi dan mempersiapkan strategi untuk lebih meningkatkan kinerja Rifan Financindo Berjangka. Merekamisalnya memilih thema meeting ‘Transformasi Leadership and Service from Heart’ karena Rifan Financindo Berjangka merupakan perusahaan pialang terbesar dan selalu memberikan layanan dari hati, dan selalu memberikan layanan terbaik untuk nasabahnya.

Pada bagian lain, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta Indonesia (BBJ)/Jakarta Futures Exchange (JFX), Stephanus Paulus Lumintang, mengapresiasi kontribusi RFB terhadap industri perdagangan berjangka Indonesia yang kontribusinya disebut telah pu mendukung JFX memecahkan rekor target selama 20 tahun ini. “Kami sampaikan terima kasih atas support Rifan ke JFX hingga saat ini. Dan Rifan Financindo Berjangka merupakan perusahaan pialang dengan kontribusi terbesar di industri perdagangan berjangka,” ujarnya.

Kontribusi Rifan Financindo Berjangka pada tahun 2020 kemarin, kata dia, mendekati 19 persen dari total jumlah pialang di JFX sebanyak 56 pialang. Tahun ini, JFX ditarget Bappebti bisa menembus hingga 77,7 persen. Pihaknya optimistis, RFB bisa memenuhi target tersebut, kalau melihat fakta sebagai perusahaan pialang terbesar.

Dengan melihat transformasi kepemimpinan maupun layanan dari hati yang dikembangkan RFB, Stephanus Paulus Lumintang yakin makin banyak nasabah yang ‘memarkirkan’ investasinya di Rifan Financindo Berjangka. “Nasabah merupakan sumber pekerjaan, sumber penghasilan kita yang harus dijaga dan dikembangkan bersama-sama. Selama mampu memberikan layanan dari hati ke hati, yakin nasabah akan mencari Rifan,” ujarnya.

Covid -19 Belum Berpengaruh pada Kondisi Eksisting Nasabah Bisnis Perdagangan Berjangka

Pimpinan Cabang PT Rifan Financial Berjangka (RFB) Surabaya Leonardo mengatakan selama Covid-19 masuk ke Indonesia tidak berpengaruh signifikan pada kondisi eksisting nasabah bisnis perdagangan berjangka.

“Termasuk nasabah RFB Surabaya. Para nasabah justru lebih fokus melakukan transaksi karena lebih banyak tinggal di rumah,” ungkap Leo ditemui di sela pembagian masker dan hand sanitizer, Selasa (31/3/2020).

Masalahnya, hanya pada pasar bisnis perdagangan berjangka agak gonjang-ganjing seperti Loco London.

“London di lockdown otomatis marketnya juga ke lock. Dan beritanya, naik turun sangat cepat. Di sisi lain, nasabah jauh lebih senang, mengingat range harga transaksinya menjadi lebih cepat dan dinamis,” ungkap Leo.

Dia menyebut range harga dalam kondisi normal di kisaran 10-20 poin, selama Covid-19, rangenya bisa 50 hingga 100 poin.

Beberapa produk perdagangan berjangka yang favorit, sebut Leo adalah, emas. Dan Hanseng (Hong Kong Index), range harga naiknya bisa 1.000 poin, imbas market yang sangat aktif. “Kemarin, harga saham di Amerika anjlok begitu Covid-19 merebak di sana, kemudian di Asia, Jepang, termasuk Indonesia, IHSG disuspend karena penurunannya sangat luar biasa, lebih parah dibanding saat krisis,” jelas Leo.

Untuk penambahan nasabah baru selama Covid-19, Leo mengatakan, masih dalam hitungan cukup positif dan tidak terlalu berefek.

Pada kondisi normal, tambahan nasabah baru di RFB Surabaya perbulan rata-rata 25 hingga 30.

Selama Maret ini (1-30 Maret 2020), tercatat ada 21 nasabah baru dimana 4-5 di antaranya pemain saham yang ingin memanfaatkan peluang berbisnis di industri perdagangan berjangka.

“Selama Covid-19 ini, kami tidak bisa melakukan kunjungan ke nasabah yang ada di luar kota mengingat ada beberapa kota yang melakukan pembatasan keluar masuk warga yang bukan dari daerahnya,” tandas Leo.

Bisnis perdagangan berjangka di Surabaya tak pengaruh COVID-19

Surabaya (ANTARA) – Pimpinan PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) cabang Surabaya, Leonardo menyebut selama COVID-19 masuk ke Indonesia tidak berpengaruh signifikan pada kondisi eksisting nasabah bisnis perdagangan berjangka, termasuk nasabah RFB Surabaya, dan justru nasabah justru lebih fokus melakukan transaksi, karena lebih banyak tinggal di rumah.

“Masalahnya hanya ada di gonjang-ganjing seperti di London. Di London di-lockdown otomatis pasarnya juga terkunci, sehingga beritanya, naik turun sangat cepat. Di sisi lain, nasabah jauh lebih senang, mengingat range harga transaksinya menjadi lebih cepat dan dinamis,” kata Leo panggilan akrab Leonardo di Surabaya, Rabu

Biasanya, range harga dalam kondisi normal di kisaran 10-20 poin, namun selama COVID-19, range-nya bisa 50 hingga 100 poin.

Beberapa produk perdagangan berjangka yang favorit adalah emas. Dan Hanseng (Hong Kong Index), jarak harga naiknya bisa 1000 poin, imbas pasar yang sangat aktif.

“Kemarin, harga saham di Amerika anjlok begitu COVID-19 merebak di sana, kemudian di Asia, Jepang, termasuk Indonesia, IHSG di-suspend karena penurunannya sangat luar biasa, lebih parah dibanding saat krisis,” katanya, menjelaskan.

Terkait upaya penambahan nasabah baru,  Leo mengaku masih cukup positif dan tidak terlalu berefek, sebab pada kondisi normal, tambahan nasabah baru di RFB Surabaya perbulan rata-rata 25 hingga 30.

Selama Maret ini (1-30 Maret 2020), tercatat ada 21 nasabah baru, di mana empat sampai lima di antaranya pemain saham yang ingin memanfaatkan peluang berbisnis di industri perdagangan berjangka.

“Selama COVID-19 ini, kami tidak bisa melakukan kunjungan ke nasabah yang ada di luar kota mengingat ada beberapa kota yang melakukan pembatasan keluar masuk warga yang bukan dari daerahnya,” katanya.

Sementara itu, dalam rangka aksi bersama melawan COVID-19, PT RFB cabang Surabaya membagikan 1.000 unit masker dan 500 botol hand sanitizer kepada para pengemudi transportasi online (ojek online), Polisi Lalu Lintas, anggota Brimob yang bertugas serta para pengguna jalan di Kota Surabaya.

Kegiatan ini dilaksanakan di 11 titik yaitu dimulai dari Jalan Panglima Sudirman, Jalan Raya Darmo, Jalan A. Yani hingga ke Jalan Tunjungan dan kembali ke J alan Pemuda, yaitu letak kantor RFB Surabaya.

“Wabah COVID-19 telah menjadi musuh bersama bagi seluruh warga dunia. Termasuk di Indonesia. Kami sebagai bagian dari elemen masyarakat di negeri ini sudah sepatutnya ambil bagian dalam melawan virus COVID-19, khususnya di kota Surabaya,” katanya.

Sumber:
https://jatim.antaranews.com/berita/366962/bisnis-perdagangan-berjangka-di-surabaya-tak-pengaruh-covid-19

2021, RFB Surabaya Siap Ekspansi Luar Jawa, Niat Tambah Kantor di Bali dan Kalimantan

PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Surabaya bakal ekspansi dengan menambah kantor cabang di luar Jawa. Rencana ekspansi dilakukan tahun 2021.
Hal ini disampaikan Chief Business Officer (CBO) PT RFB Surabaya, Leonardo, Jumat (31/7/2020), terkait dengan peningkatan jabatan yang diembannya sejak awal 2020. Sebelum 2020, Leonardo menjadi Kepala Cabang RFB Surabaya.
Leonardo menjelaskan dengan posisi sebagai CBO, dirinya punya tugas yang lebih berat untuk mampu mengembangkan sistem unit.
• Peringati Dies Natalis ke-38, Ubhara Optimis Menuju Kampus Merdeka dengan Revolusi Industri 4.0
“Hampir sama dengan kantor pusat Jakarta yang memiliki kantor cabang di beberapa kota. Untuk Surabaya dengan performa kinerja yang bagus, diberi kepercayaan mengembangkan sistem unit sendiri,”ungkap Leonardo.
Sampai saat ini, dirinya baru membawahi kantor RFB Surabaya dan Semarang.
Dirinya berharap tahun 2021, bisa menambah kantor RFB di Bali dan Kalimantan.
“Kenapa bidik Bali dan Kalimantan, karena saat ini kami sudah punya beberapa nasabah besar. Ini potensi pasar yang bisa kami garap. Sebenarnya, tiap daerah punya potensi tinggal bagaimana kepala cabang melihat peluang itu,”tukas Leonardo dengan rasa optimis bisa diraihnya.
Leonardo menambahkan mengacu laporan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) dari Januari-Juni 2020, PT Rifan Financindo Berjangka selalu menjadi nomor satu sebagai pialang teraktif. Ini menunjukkan bahwa RFB mendapat kepercayaan tinggi dari para nasabah dan masyarakat.

“Rasanya tidak terlalu sulit untuk terus menambah nasabah dari luar Surabaya. Mudah-mudahan tahun depan, kondisinya jauh lebih baik, kasus Covid-19 bisa dikendalikan, sehingga ekspansi ke Bali dan Kalimantan menjadi lebih lancer,”pungkas Leonardo.

Sumber:
https://jatim.tribunnews.com/2020/07/31/2021-rfb-surabaya-siap-ekspansi-luar-jawa-niat-tambah-kantor-di-bali-dan-kalimantan

Aksi Bersama Melawan Covid-19, RFB Surabaya bagi-bagi masker dan hand sanitizer

Dalam rangka aksi Bersama Melawan Covid-19, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) cabang Surabaya membagikan 1.000 unit masker dan 500 botol hand sanitizer kepada para pengemudi transportasi online (ojek online), polisi lalu lintas, anggota Brimob yang bertugas serta para pengguna jalan di Kota Surabaya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (31/3/2020) di 11 titik, yaitu dimulai dari Jl. Panglima Sudirman, Jl. Raya Darmo, Jl. A. Yani hingga ke Jl. Tunjungan dan kembali ke Jl. Pemuda, yaitu letak kantor RFB Surabaya. Seluruh karyawan RFB Surabaya berjumlah 400 orang lebih yang terdiri dari para broker dan karyawan back office turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Wabah Covid-19 telah menjadi musuh bersama bagi seluruh warga dunia, termasuk di Indonesia. Kami sebagai bagian dari elemen masyarakat di negeri ini sudah sepatutnya ambil bagian dalam melawan virus Covid-19, khususnya di kota Surabaya,” ujar Leonardo, Pimpinan Cabang RFB Surabaya melalui keterangan tertulis, Selasa (31/3/2020).

Melalui upaya kecil ini, RFB Surabaya berharap dapat memberikan manfaat dan berkontribusi bagi seluruh masyarakat di Kota Surabaya, terutama dalam upaya memerangi penyebaran wabah Covid-19.

Selain itu, dalam rangka program berbagi kepada para “Pahlawan Pencari Rejeki” khususnya para pengendara transportasi online (ojol), RFB Surabaya juga menggerakkan seluruh karyawan melakukan hal kecil dengan cara memesan makanan lewat aplikasi pemesanan makanan pada transportasi online untuk diberikan langsung kepada para pengendara (driver).

Melalui aksi ini, RFB Surabaya ingin mendorong dan membangkitkan semangat para karyawan melawan Wabah Covid-19 dengan membantu sesama, terutama bagi mereka yang terkena imbas dengan mengalami penurunan pendapatan.

“Aksi ini juga sekaligus menginspirasi masyarakat agar semakin banyak yang bergerak  melawan Covid-19, dengan tidak hanya menjaga kesehatan namun turut serta membantu mereka yang membutuhkan pertolongan,” ujar Leo.

Selama Covid-19 masuk ke Indonesia, Leo mengatakan, tidak berpengaruh signifikan pada kondisi eksisting nasabah bisnis perdagangan berjangka termasuk nasabah RFB Surabaya. Para nasabah justru lebih fokus melakukan transaksi karena lebih banyak tinggal di rumah.

Masalahnya, hanya pada pasar bisnis perdagangan berjangka agak gonjang-ganjing seperti Loco London. “London di lockdown otomatis marketnya juga ke lock. Dan beritanya, naik turun sangat cepat. Di sisi lain, nasabah jauh lebih senang, mengingat range harga transaksinya menjadi lebih cepat dan dinamis. Biasanya, range harga dalam kondisi normal di kisaran 10-20 poin, selama Covid-19, rangenya bisa 50 hingga 100 poin,” papar Leo.

Beberapa produk perdagangan berjangka yang favorit, sebut Leo, emas. Dan Hanseng (Hong Kong Index), range harga naiknya bisa 1000 poin, imbas market yang sangat aktif.

“Kemarin, harga saham di Amerika anjlok begitu Covid-19 merebak di sana, kemudian di Asia, Jepang, termasuk Indonesia, IHSG disuspend karena penurunannya sangat luar biasa, lebih parah dibanding saat krisis,”tukasnya.

Untuk penambahan nasabah baru selama Covid-19, Leo mengatakan, masih dalam hitungan cukup positif dan tidak terlalu berefek. Pada kondisi normal, tambahan nasabah baru di RFB Surabaya perbulan rata-rata 25 hingga 30.

Sepanjang periode 1-30 Maret 2020, tercatat ada 21 nasabah baru dimana 4-5 diantaranya pemain saham yang ingin memanfaatkan peluang berbisnis di industri perdagangan berjangka. “Selama Covid-19 ini, kami tidak bisa melakukan kunjungan ke nasabah yang ada di luar kota mengingat ada beberapa kota yang melakukan pembatasan keluar masuk warga yang bukan dari daerahnya,” pungkas Leo.

Sumber :
https://www.kabarbisnis.com/read/2898547/aksi-bersama-melawan-covid-19-rfb-surabaya-bagi-bagi-masker-dan-hand-sanitizer

Melalui edukasi, PT Rifan targetkan nasabah yang berinvestasi di kontrak berjangka indexs kian besar

Masih minimnya nasabah yang berinvestasi di kontrak berjangka indexs memacu PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat. Hal ini ditujukan agar masyarakat semakin paham dan mau berinvestasi di indexs.

“Kontribusi indexs terhadap total transaksi di RFB memang masih cukup rendah, walaupun sebenarnya jenis investasi ini lebih mudah dipahami dan memiliki potensi laba yang besar. Kalau pergerakan gold kan dipengaruhi dari seluruh dunia, jadi sebenarnya lebih rumit. Kalau indexs ini fluktuasinya hanya berdasarkan  kondisi dan kebijakan suatu negara, jadi lebih mudah untuk memprediksikan,” ujar Vice Branch Manager PT Rifan Financindo Berjangka Surabaya, Budiansyah kepada wartawan di Surabaya, Jumat (11/10/2019).

Masih belum pahamnya masyarakat atas indexs menyebabkan jumlah nasabah yang mau berinvestasi di produk tersebut sangat kecil, hanya sekitar 57 nasabah dari total nasabah RFB Cabang Surabaya yang mencapai sekitar 600 nasabah.

“Jumlah tersebut naik sebesar 27 persen dibanding tahun lalu pada posisi yang sama. Dengan gencarnya kami melakukan edukasi, harapannya jumlah nasabah yang berinvestasi di indexs menjadi semakin  besar,” tambahnya.

Ada dua jenis indexs yang diperdagangkan oleh RFB, yaitu indexs Hanseng dan indexs Nikkei. Pergerakan produk derivatif ini termasuk high risk, high return. Semua posisi harus diperhitungkan dengan cermat dengan memperhitungkan analisis fundamental dan teknikal. Karenanya, karakter nasabah index ini adalah pengusaha yang benar-benar paham seperti para importir. Dan rata-rata sudah berusia 30 tahun.

“Meski indeks memiliki peluang keuntungan yang cukup baik, namun harus diakui saat ini kontrak berjangka emas merupakan primadona seiring kenaikan tren harga emas yang positif dalam beberapa waktu terakhir,” ujarnya

Bahkan jumlah nasabah kontrak berjangka emas terus melesat. Pada tahun ini, jumlah nasabah baru untuk kontrak berjangka emas mencapai 254 nasabah, naik 17,4 persen dibanding tahun lalu. Sementara total nasabah komoditas ini mencapai sekitar 500 nasabah dari total nasabah RFB sebanyak 600 nasabah.

Terkait kinerja RFB, Pimpinan Cabang RFB Surabaya, Leonardo dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa kinerja RFB cukup bagus. Sepanjang Januari hinggga September 2019, PT. Rifan Financindo Berjangka Cabang Surabaya mencetak total volume transaksi sebanyak 128.237 lot atau tumbuh 17,45 persen dibandingkan tahun lalu di posisi yang sama. Hingga akhir tahun transaksi ditarget mencapai 200 ribu lot.

Pertumbuhan kinerja transaksi ditopang oleh kontribusi volume transaksi bilateral sebanyak 89.959 lot dan multilateral sebanyak 28.278 lot.

Sementara itu hingga kuartal III tahun ini, total nasabah baru yang berhasil dihimpun sebanyak  237 nasabah, atau naik 23,44 persen dibandingkan kuartal III tahun 2018 sebanyak 192 nasabah.

“Layanan yang memuaskan kepada nasabah dengan tim yang solid, mendorong kinerja pertumbuhan nasabah baru terus positif,” pungkas Leonardo.

Sumber: https://www.kabarbisnis.com/read/2895080/melalui-edukasi-pt-rifan-targetkan-nasabah-yang-berinvestasi-di-kontrak-berjangka-indexs-kian-besar

Rekomendasi Harga Emas 5 – 9 Oktober 2020: Peluang Naik Masih Ada

Minggu lalu harga emas digerakkan terutama oleh turunnya dolar AS yang disebabkan oleh karena meningkatnya harapan akan disetujuinya stimulus fiskal AS oleh Kongres AS Harga emas yang sebelumnya sempat jatuh ke sekitar $1,850 an, mengalami kenaikan sampai sempat menembus ke atas $1,900 per ons. Sekretaris Keuangan AS Steven Mnuchin dengan jurubicara Kongres Nancy Pelosi kembali mengadakan perundingan untuk mencapai kesepakatan stimulus fiskal dan Steven Mnuchin mengatakan bahwa ada kemajuan di dalam perundingan mengenai paket stimulus yang baru.

Namun pada akhir minggu lalu, berita bahwa Presiden AS Donald Trump dengan istrinya Melania positip terkena Covid – 19, membuat semua berita lainnya, baik data makro ekonomi yang biasanya paling ditunggu Non-Farm Payrolls maupun isu mengenai paket stimulus, menjadi tidak begitu diperhatikan orang. Harga emas sempat naik sedikit dengan munculnya berita Trump ini.

Berita mengenai kesehatan Trump ini seharusnya membuat orang memburu emas yang safe-haven karena meningkatnya ketidakpastian, namun karena saat ini emas diperdagangkan searah dengan pergerakan harga saham, pergerakan harga emas pada minggu ini banyak tergantung kepada reaksi dari pasar saham.

Perkembangan kesehatan Trump akan sangat mempengaruhi pergerakan harga di pasar pada minggu ini. Berita terakhir mengatakan bahwa kondisi kesehatan Trump baik. Trump bisa berjalan sendiri tidak perlu bantuan dan tidak perlu oksigen. Dan Trump akan tetap bekerja dari Walter Reed.

Dengan Trump tidak lagi bermasalah di dalam kesehatannya, maka ketidak pastian menjadi berkurang. Pasar saham akan mengalami kenaikan yang juga akan menaikkan harga emas. Sentimen positip terhadap asset beresiko akan kembali mendominasi pasar yang akan menekan kembali dolar AS.

Permasalahan selanjutnya adalah mengenai paket stimulus. Apakah paket stimulus akan bisa disepakati antara Demokrat dengan Republikan di Kongres. Jika tidak, maka ekonomi akan mengalami perlambatan dan harga saham bisa berbalik tertekan. Dengan membaiknya kesehatan Trump lebih cepat daripada yang diperkirakan maka paket stimulus kemungkinan bisa diselesaikan dan pasar saham akan mengalami peningkatan. Jika hal ini terjadi maka harga emas berpotensi untuk naik menantang “resistance” pertama di $1,925 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke $1,975 dan kemudian $2,000. Sedangkan apabila terjadi sebaliknya maka harga emas akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,875 yang apabila berhasil dilewati akan bertemu dengan level “support” yang tidak berhasil ditembus pada penurunan yang tajam dua minggu yang lalu di $1,850 dan terakhir “support” yang solid menunggu di $1,800. Rifan Financindo.

Kenaikan harga emas pada bulan Oktober juga didukung oleh permintaan musiman dimana kebiasaan setiap tahunnya permintaan emas meningkat pada bulan Oktober dan menurun pada bulan November. Masih ada banyak uang beredar yang menganggur menjelang pemilihan presiden AS dan ada kesempatan bagi emas untuk merangkak naik kembali ke arah $1,980 dalam dua minggu kedepan. Dengan penurunan tajam dua minggu yang lalu dimana emas turun sekitar $200, harga $1,980 adalah level yang akan dicoba untuk dicapai kembali yang merupakan kenaikan 30% dari harga permulaan tahun.

Minggu ini perhatian akan tertuju kepada debat calon wakil presiden AS pada tanggal 7 Oktober antara Mike Pence dari kubu Trump dengan Kamala Harris dari kubu Biden. Kamala ditugaskan untuk menahan kemajuan dari kubu Trump namun apabila Pence menang mutlak atas kamala dan Republikan meningkat maka pasar akan menyambut dengan optimis yang mendukung assets yang beresiko dan membebani dolar AS.

Selain itu akan keluar risalah pertemuan FOMC the Fed pada hari Rabu dimana tidak ada perubahan tingkat suku bunga. Selain itu FOMC juga memformalkan pengumuman akan target inflasi rata-rata. Sementara untuk program pembelian obligasi, the Fed kelihatannya enggan untuk menambah kecepatan, hanya memaksa para politikus di kongres untuk bertindak. Risalah pada hari Rabu akan memberikan pencerahan mengenai potensi dari the Fed untuk bertindak dalam topik ini. Dua indikator lainnya yang menjadi perhatian adalah ISM PMI Jasa yang diperkirakan akan melambat dan klaim pengangguran minggua yang terus turun namun tetap ada pada angka yang tinggi.

Sumber : Vibiznews